TEKNIK ARSIR (Pengertian, Fungsi, Jenis & Contoh Gambar Lengkap)

5 min read

teknik arsir

Teknik Arsir Adalah – Menggambar ialah sebuah teknik yang memiliki banyak seni dan ragamnya. Salah satu teknik yang digunakan dalam menggambar atau melukis adalah dengan menggunakan teknik arsir.

Sebenarnya ada banyak sekali teknik lainnya yang digunakan dalam menggambar atau melukis, salah satunya adalah dengan menggunakan teknik plakat, teknik linear dan beberapa teknik lainnya.

Akan tetapi pada pembahasan kali ini, kita akan lanjut membahas teknik menggambar arsir, apakah yang dimaksud dengan teknik menggambar arsir? Berikut penjelasannya:

Pengertian Teknik Arsiran

pengertian teknik arsir
sumber: satujam.com

Pengertian arsiran menurut Wikipedia adalah:

Arsiran atau hatching merupakan teknik dalam melukis dan karya grafis yang dipakai untuk memberikan kesan warna ataupun bayangnan dengan membuat garis-garis paralel.

Apabila garis-garis paralel ini ditimpa dengan garis-garis paralel lain yang saling berpotongan, maka teknik ini menjadi cross hatching.

Para seniman menggunakan teknik ini dengan memvariasikan jarak, sudut, panjang, dan juga jenis-jenis garis, sehingga hal tersebut menghasilkan gradasi atau bayangan tertentu. Teknik arsi ini sangat populer digunakan pada masa Renaisans awal

Dalam melakukan teknik arsir, menguasai komposisi adalah hal yang sangat penting. Penguasaan kompisis ini akan membantu dan dapat mengarahkan susuan objek dalam menggambar arsiran. Berikut ini adalah komposisi dalam menggambar yang perlu kalian ketahui:

Komposisi Dalam Menggambar Dibedakan Menjadi Dua

Dalam menggambar, komposisi dibedakan menjadi dua jenis yaitu, simetris dan asimetris.

  • Kompisisi simetris menunjukkan bahwa objek pada bagian kanan sama dan mirip dengan objek pada bagian kiri bidang gambar.
  • Kompisis asimetris menunjukkan bahwa objek pada bagian kanan tidak sama atau lebih mirip dengan gambar bagian kiri namun masih memiliki kesan yang seimbang.
Baca Juga  12 Teknik Menggambar (Penjelasan, Contoh dan Gambarnya Lengkap)

Fungsi Teknik Arsir

fungsi teknik arsir
sumber: ferdinan234.wordpress.com

Jika kita menerapkannya pada gambar, arsiran memiliki beberapa fungsi yakni:

  1. Memberikan karakter pada objek gambar
  2. Memberi kesan bentuk dan volume pada benda yang digambar
  3. Memberi kesan jarak kedalam gambar
  4. Berkesan mengisi bidang yang kosong

Jenis-Jenis Arsiran

Berikut ini merupakan jenis goresan atau hatching yang dihasilkan dari masing-masing teknik menggambar arsir:

  1. Arsiran satu arah disebut hatching

arsiran satu arah
sumber: dictio.id

Teknik arsiran satu arah ini dilakukan dengan cara menggoreskan pena dalam satu arah yang sama. Teknik ini akan menghasilkan arsiraan berupa barisan garis yang sejajar dan searah.

Teknik ini akan menghasilkan efek timbul dan lebih gelap pada permukaannya jika semakin sering kita menggoresnya. Hal tersebut menjadikan bentuk efek ilusi volume terang bayang.

  1. Arsiran silang disebut cross hatching

arsiran silang
sumber: dictio.id

Teknik arsiran silang ini hampir mirip dengan arsiran satu arah, namun teknik ini terjadi persilangan arah dari goresan penanya.

Pada bagian yang ingin diarsir lebih gelap bisa dengan goresan ditumpuk dengan menggunakan teknik arsir dengan arah garis yang berbeda. Pada umumnya perbedaan arah dari garis awal pada garis berikutnya memiliki perbedaan 45 derajat.

  1. Arsiran searah kontour atau countour hatching

arsiran searah
sumber: dictio.id

Teknik arsir kotur ialah teknik arsir dengan bentuk goresan pena yang mengikuti pola atau bentuk kontur bidang yang ingin di arsir.

Dengan menggunakan teknik ini maka akan nampak volume pada benda tersebut. Teknik ini biasa dimanfaatkan untuk menggambar figur manusia, hewan ataupun tumbuhan.

  1. Arsiran coretan bebas atau scumbling

arsiran bebas
sumber: dictio.id

Teknik arsiran bebas adalah teknik arsir yang memiliki bentuk goresan corat-coret bebas sesuai dengan keinginan kalian. Biasanya teknik ini akan terlihat lebih menarik jika arah pada goresan dapat dirubah dengan acak membentuk ilusi volume yang kalian inginkan.

  1. Arsiran titik atau disebut dengan stippling

arsiran titik
sumber: dictio.id

Teknik arsir titik merupakan teknik arsiran dengan membuat sebuah titik-titik seperti pada teknik yang digunakan pada teknik pointilisme. Apabila semakin dekat dan semakin rapat titik-titik yang dibuat, maka akan menambah kesan semakin gelap efek yang diberikannya.

  1. Teknik arsir pointilism

arsiran pointilism
sumber: dictio.id

Teknik arsir pointilism adalah teknik arsir yang memiliki kesamaan teknik dan caranya dengan teknik stippling. Yakni teknik ini sama-sama menggunakan teknik arsir dengan menggunakan titik-titik pada sebuah objek gambar.

  1. Teknik arsir circusilm

arsiran circusilm
sumber: dictio.id

Teknik ini adalah tekni arsir dengan membentuk sebuah lingkaran atau circle dengan bentuk yang kecil yang ditumpuk-tumpuk.

Teknik arsir ini jarang digunakan oleh para seniman atau pelukis, akan tetapi teknik ini akan digunakan pada teknik melukis wajah dengan memakai pensil warna.

Baca Juga  TEKNIK DUSEL: (Pengertian Beserta Teknik dan Cara Menggambarnya)

Alat yang Dipakai Menggambar Teknik Arsir

alat dan bahan teknik arsir
sumber: dissolve.com

Dalam menggambar menggunakan teknik arsir ada beberapa alat yang perlu dan harus dipersiapkan, berikut diantaranya:

  • Pensil 2B, 3B, 5B – 8B Faber Castel, dan Pensil White Charcoal (opsional)
  • Sediakan penghapus
  • Kuas dan Cutton bud yang berfungsi untuk menghaluskan hasil arsiran pensil
  • Tisu dan alas untuk tangan

Langkah-Langkah Menggambar Teknik Arsir

langkah menggambar teknik arsir
sumber: bhairstyleupdates.blogspot.com

Setelah bahan dan alatnya sudah dipersiapkan, yang perlu dilakukan selanjutnya sebelum mulai menggambar adalah menentukan tema yang ingin dipakai dalam menggambar.

Kalian bisa menentukan tema atau gambaran yang ingin dilukis dengan imajinasi, mencarinya di internet, buku ataupun di media lainnya.

Pada kali ini saya akan memberikan contoh step-by-step teknik menggambar dengan metode arsir yang saya dapatkan dari blog Booboy. Kalian bisa melihat tutorialnya disana.

  1. Membuat Sketsa

membuat sketsa
sumber: booboy72.blogspot.com

Lakukanlah pembuatan sketsa dengan goresan yang tipis dan jangan terlalu tebal. Dalam membuat sketsa gunakanlah pensil HB, sehingga apabila terjadi kesalahan dalam membuat sketsa bisa langsung dihapus dengan mudah menggunakan penghapus tumpul yang telah disediakan sebelumnya.

Dalam menghapus juga harus diperhatikan, karena jika terlalu kuat dalam menghapus bagian yang salah akan membuat struktur kertas menjadi tidak bagus.

Untuk menghindari kesalahan dalam menggambar sketsa, buatlah sketsa dengan hati-hati dan jagan terlalu menekan pensil, karena apabila terjadi kesalah dalam membuat sketsa akan lebih mudah dihapus.

Lakukan dengan perasaan yang rileks supaya tidak tegang dan tidak kaku ketika membuat sketsa, sehingga sketsa yang dihasilkan juga menarik.

  1. Mempertegas Outline

membuat sketsa
sumber: booboy72.blogspot.com

Ketika sketsa sudah selesai dibuat, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah dengan mempetegas bagian garis luarnya. Namun tidak semua garis harus dipertegas atau ditebali. Namun pilihlah garis mana yang perlu dipertegas dan mana yang hanya perlu digaris sedang saja.

  1. Mulai Mengarsir

mulai mengarsir
sumber: booboy72.blogspot.com

Jika sketsa sudah siap, langkah yang perlu dilakukan adalah dengan mengarsir, mulailah pada bagian rambut untuk mengarsirnya.

Perhatikan tingkatan warna pada gambar kalian dari yang paling halus, sedang sampai yang paling tebal.

Untuk mengarsir bagian rambutnya, gunakan pensil 8B setelah itu bisa menggunakan cutton bud untuk memperhalus bagian arsirannya.

  1. Menambahkan Efek 3D

menambahkan efek 3d
sumber: booboy72.blogspot.com

Dengan menambahkan efek 3 dimensi, maka akan membuat gambar terlihat semakin hidup. Untuk menambahkan efek 3 dimensi ini caranya cukup mudah, kalian hanya perlu mengetahui bagian mana saja yang perlu diperhatikan gelap terangnya.

Untuk menambahkan bagian untuk ditampakkan bentuk 3 dimensinya gunakanlah pensil dengan tingkatan 2B hingga 5B, kemudian untuk membuat bayangannya bisa menggunakan cutton bud agar hasilnya lebih halus.

  1. Tambahkan dengan Detail

mendetail
sumber: booboy72.blogspot.com

Pada bagian gambar atau sketsa yang lebih kecil, gunakannya jenis pensil yang runcing supaya mudah dan juga hasilnya pun akan lebih maksimal.

Baca Juga  Pengertian Sketsa Adalah: Jenis, Unsur, Teknik, Fungsi dan Aturan Buat

Dalam hal ini lakukanlah dengan hati-hati, lakukan secara berurutan supaya tidak bingung pada bagian mana saja yang sudah dan yang belum detail.

  1. Arsir pada Bagian Lainnya

arsir bagian lainnya
sumber: booboy72.blogspot.com

Arsirlah bagian lainnya juga. Untuk mengarsirnya masih sama yakni dengan menggunakan cutton bud agar lebih halus.

  1. Gambar bagian Sayap

menambahkan sayap
sumber: booboy72.blogspot.com

Setelah bagian tubuh dari sketsa yang telah dibuat sudah selesai, selanjutnya adalah mengarsir pada bagian sayapnya.

Tambahkanlah gradasi warna pada bagian pangkal sayapnya dengan warna yang agak gelap sampai dengan warna yang lebih terang pada bagian ujung sayapnya. Arsirlah dengan menggunakan pensil 2B hingga 6B.

Setelah itu jangan lupa untuk menggunakan cutton bud untuk menghaluskan bagian-bagian lainnya supaya arsirannya lebih halus.

  1. Tambahkan Bunga Mawar

menambahkan bunga mawar
sumber: booboy72.blogspot.com

Setelah selesai membuat arsiran pada bagian sayap, selanjutnya beralih untuk melakukan arsiran pada bagian bunga mawarnya.

Dalam melakukan arsiran pada bagian sayapnya kalian harus memperhatikan struktur bunga yang memiliki bentuk meliuk-liuk. Untuk mengarsir bunga, pada bagian dalam gunakanlah teknik arsiran dengan waran yang lebih gelap dan pada bagian luarnya gunakan teknik arsir warna yang lebih terang.

  1. Tambahkan Arsiran Lainnya

arsir daerah lainnya
sumber: booboy72.blogspot.com

Tambahkan beberapa arsiran pada objek gambar untuk menjadikan gambar terlihat lebih realistis, dalam hal ini tidak perlu menggunakan cutton bud.

Semakin terlihat gelap gambar yang dibuat maka akan semakin terlihat bagus dan lebih hidup.

  1. Finishing

finishing gambar teknik arsir
sumber: booboy72.blogspot.com

Kemudian langkah terakhir adalah menambahkan detail-detail gambar dan menghapus bagian gambar yang tidak perlu atau cacat.

Tambahkan arsiran di bagian belakang objek gambarnya untuk menambah kesan background sehingga gambar yang dihasilkan lebih maksimal.

Jangan lupa untuk memberikan nama dan tanda tangan kalian pada gambar yang sudah berhasil kalian lukis ya guys.

Contoh Gambar Teknik Arsir

Berikut ini adalah contoh gambar yang dihasilkan dari cara melukis menggunakan teknik lukis dengan arsiran pensil:

Contoh Gambar Arsiran Pada Buah

Contoh Gambar Arsiran Pada Buah
sumber: hilustrasi.blogspot.com

Contoh Gambar Teknik Arsiran Pada Benda

contoh teknik arsir pada benda
sumber: hilustrasi.blogspot.com

Contoh Gambar Teknik Arsir Pada Manusia

contoh gambar teknik arsir pada manusia
sumber: hilustrasi.blogspot.com

Contoh Gambar Teknik Arsir Pada Wajah

contoh gambar teknik arsir pada wajah
sumber: hilustrasi.blogspot.com

Itulah contoh-contoh gambar mengenai teknik gambar arsir, diharap dengan beberapa contoh yang sudah saya berikan diatas lengkap dengan caranya, dapat membantu kalian jika ingin belajar menggambar atau melukis menggunakan teknik ini.

Sekian teknik menggambar arsir yang bisa saya bagikan, jangan lewatkan postingan mengenai teknik menggambar lainnya yang ada di blog ini, semoga bermanfaat.

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *