Makna dari Bangunan Gapura Candi Bentar

Candi bentar ialah sebuah bangunan Pura yang berada di antara Nista Mandala dan Madya Mandala.

Candi bentar memiliki bentuk seperti gunung dan terbelah menjadi dua diantara kedua bangunan sama tinggi seperti halnya segitiga yang dibagi menjadi dua bagian.

Bangunan candi bentar ini melambangkan pecahnya gunung Kailaca tempat Dewa Ciwa bertapa.

Makna dari Bentuk Candi Bentar

Apabila dilihat dari bentuknya yang terbelah menjadi dua bagian. Candi Bentar melambangkan ardhacandra pada kedua bangunan tersebut yang sejiwa.

Bagian kiri dan kanan dari bangunan Candi Bentar ini merupakan sebuah simbol rwa bhineda dalam kehidupan, maksudnya adalah sifat positif dan negatif dalam aksara dengan aksara Ang dan Ah.

Pada bagian sebelah kiri dan kanan terdapat sebuah apit lawang terkadang berwujud palinggih.

Bangunan Candi Bentar juga dikenal dengan sebutan nama Gapura, yaitu sebuah bangunan yang memiliki bentuk serupa yang tidak mempunyai atap dan sebangun dan merupakan simetri cermin yang menjadi batas pada sisi kiri dan kanan pintu masuk.

Bangunan ini tidak mempunyai penghubung pada bagian atasnya. Sehingga kedua sisinya terpisah dengan sempurna. Dan pada bagian bawahnya hanya dihubungkan oleh anak tangga yang menjadi akses masuk.

Bangunan Candi Bentar ini memiliki bentuk seolah-olah menyerupai sebuah bangunan candi yang dibelah menjadi dua secara sempurna.

Bangunan gapura sendiri banyak ditemukan di Pulau Jawa, Bali (Rumah Adat Bali) dan juga Lombok. Jika dilihat dari peninggalan sejarah, bangunan gapura atau gerbang terbelah dua ini diduga sudah muncul pertama kali pada Zaman Majapahit.

Dikawasan bekas Kesultanan Mataram, Jawa Tengah dan Yogyakarta gerbang semacam ini juga dapat disebut dengan Supit Urang atau Capit Udang. Seperti yang ada di Kompleks Keraton Solo, Yogyakarta dan juga di Pemakaman raja-raja Imogiri.

Makna supit urang pada umumnya mengacu kepada gerbang dengan jalan bercabang dua, biasanya jalan dan gerbang yang mengapit kiri dan kanan bangunan pegelaran keraton.

Candi Bentar ialah sebuah bangunan gerbang yang berada di lingkungan terluar yang merupakan sebuah pembatas kawasan luar pura dengan nista mandala. Sedangkan gerbang kori ageng atau paduraksa dipakai sebagai gerbang di lingkungan didalam pura dan digunakan sebagai pembatas zona madya mandala dengan utama mandala sebagai tempat tersuci pura Bali.

Maka dari itu bisa disimpulkan bahwasanya Candi Bentar merupakan sebuah bangunan yang digunakan pada lingkungan terluar, sedangkan Paduraksa untuk lingkungan dalam.

Candi Bentar paling tua di Indonesia terletak di Gerbang Wringin Lawang di Trowulan yakni Candi Bentar peninggalan dari kerajaan Majapahit, Candi Bentar di Ceto, Candi Bentar Keraton Kasepuhan dan Candi Bentar Bali di Museum Indonesia.

  • Add Your Comment