Jenis Kabel LAN: Pengertian, Fungsi, Macam-Macam & Cara Membuatnya

Jenis Kabel LAN

Jenis Kabel LAN (Local Area Network) – LAN merupakan sebuah jaringan komputer yang cakupan wilayahnya cukup kecil dan terbatas. Misalnya jaringan yang ada dikantor, disekolah, didalam rumah atau jaringan yang ada didalam satu ruangan saja. Jaringan tersebut disebut dengan jaringan LAN.

LAN adalah kependekan dari Local Area Network. Yakni suatu jaringan yang hanya dibangun pada area local seperti yang disebutkan diatas (perkantoran atau perumahan). Jaringan ini juga dapat diartikan sebagai sistem komunikasi komputer yang jaraknya dibatasi, serta menggunakan highspeed antara 2 hingga 100MBps saja.

Karakteristik LAN

Karakteristik Jaringan LAN

LAN tentunya memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dengan jaringan MAN (Metropolitan Area Network) dan WAN (Wide Area Network), adapun karakteristik jaringan LAN adalah sebagai berikut :

  • LAN digunakan pada ruang lingkup yang lebih sempit, seperti yang dijelaskan sebelumnya, misalnya di perkantoran, di gedung, atau di perumahan dan sekolah.
  • LAN memiliki kecepatan transmisi data yang sangat tinggi.
  • LAN mampu berfungsi dengan baik meskipun tanpa adanya jalur telekomunikasi (Dengan kata lain LAN tidak membutuhkan akses internet, karena hanya jaringan lokal).

Fungsi Jaringan LAN

Fungsi Jaringan LAN

LAN memiliki fungsi sebagai penghubung antara komputer satu dengan komputer yang lainnya didalam sebuah jaringan. Adapun beberapa fungsi atau tujuan jaringan LAN adalah sebagai berikut :

  • Untuk menghubungkan beberapa komputer dalam suatu wilayah kecil (Local).
  • Memungkinkan untuk dapat melakukan komunikasi antar komputer maupun perangkat dalam jaringan.
  • Mempercepat proses berbagi data dan program antar komputer didalam jaringa tersebut.
  • Menghemat biaya operasional karena perangkat didalam jaringan LAN dapat diakses secara bersama-sama, misalnya printer, server dan lainnya.

Komponen Dasar Jaringan LAN

Komponen Jaringan LAN

Jaringan LAN memiliki beberapa komponen dasar yang diatur sedemikian rupa sehingga dapat menghubungkan beberapa komputer. Adapun komponen dasar jaringan LAN adalah sebagai berikut :

  • Workstation, adalah sebuah node atau host yang berupa sebuah sistem komputer.
  • Server, adalah sebuah hardware atau perangkat keras yang berfungsi untuk melayani jaringan dan workstation yang terkoneksi dengan suatu jaringan.
  • Link, adalah bagian dari jaringan LAN yang dapat menghubungkan workstation dan server secara fisik.
  • Network Interface Card (NIC) merupakan rangkaian elektronika yang dirancang khusus untuk menangani protocol.
  • Network Software, adalah sebuah perangkat lunak yang dipakai untuk menjalankan jaringan LAN berfungsi sebagaimana mestinya.

Didalam membangun sebuah jaringan yang dinamakan LAN atau Local Area Network tentunya membutuhkan sebuah kabel yang berfungsi sebagai penghubung, adapun beberapa jenis kabel yang digunakan pada jaringan LAN adalah sebagai berikut :

Macam-Macam Kabel LAN

Macam Macam Kabel LAN

Pada umumnya jenis kabel jaringan terdiri dari beberapa jenis, seperti Coaxial, UTP, STP, dan Fiber Optik. Pada mulanya jaringan LAN adalah sebuah jaringan local yang dibangun dengan menggunakan kabel coaxial, akan tetapi seiring perkembangan teknologi kabel jenis ini sudah tidak digunakan lagi pada jaringan LAN.

Saat ini instalasi jaringan komputer banyak yang memanfaatkan kabel UTP atau STP, karena kecepatannya lebih bagus dibandingkan dengan Coaxial, walupun tidak secepat fiber optik.

Jadi jika sobat ingin membangun sebuah jaringan LAN saya sarankan menggunakan jenis kabel UTP, karena selain murah kabel jenis ini juga sangat cocok jika dipakai untuk jaringan local.

Kenapa nggak menggunakan kabel Fiber Optik saja? kalau menurut saya kabel jenis ini lebih cocok untuk jaringan dengan jarak yang jauh, misalnya untuk membangun jaringan WAN atau MAN.

Jenis Kabel LAN

Jenis Kabel LAN

Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, ada beberapa jenis kabel jaringan yang dapat digunakan pada jaringan LAN. Lebih jelasnya berikut adalah jenis-jenis kabel LAN :

Kabel LAN UTP (Unshield Twisted Pair)

Kabel UTP merupakan jenis kabel jaringan yang banyak digunakan pada jaringan LAN, selain harganya yang lebih murah instalasinya juga lebih mudah dilakukan. Sesuai dengan namanya, kabel UTP atau Unshield Twisted Pair berarti kabel pasangan berpilin dan tidak memiliki pelindung.

Fungsi lilitan pada kabel UTP yakni sebagai eliminasi terhadap induksi dan juga kebocoran. Salah satu alasan mengapa kabel UTP banyak digunakan dalam jaringan LAN adalah karena kabel ini memang khusus untuk digunakan pada jaringan yang ada didalam ruangan (indoor).

Didalam kabel UTP terdapat sebuah lapisan yang memiliki fungsi sebagai pelindung kabel dari ketegangan fisik atau kerusakan. Akan tetapi lapisan tersebut tidak berfungsi untuk melindungi kabel dari interferensi elektromagnetik.

Ketahui lebih lengkap mengenai jenis kabel UTP pada artikel sebelumnya

Kabel ini memiliki impedansi kira-kira 100 Ohm dan memiliki beberapa jenis atau kategori, berikut adalah beberapa jenis kabel UTP :

  • UTP CAT 1, biasanya digunakan untuk jaringan telephone.
  • UTP CAT 2, memiliki kecepatan maksimum 4MBps, digunakan untuk mendukung token ring lewat UTP.
  • UTP CAT 3, memiliki kecepatan maksimum 10MBps, kabel ini juga biasa digunakan pada jaringan telephone.
  • UTP CAT 4, memiliki kecepatan maksimum 16MBps, pada umumnya digunakan pada jaringan versi cepat token ring.
  • UTP CAT 5, memiliki kecepatan maksimum 100MBps, kabel ini sangat populer digunakan untuk kabel LAN desktop.
  • UTP CAT 5e, memiliki kecepatan maksimum 1GBps, tingkat emisi lebih rendah, lebih mahal dari CAT 5 dan memiliki kemampuan lebih bagus untuk jaringan Gigabit.
  • UTP CAT 6, memiliki kecepatan maksimum 10GBps, kabel UTP jenis ini ditujukan sebagai pengganti UTP CAT 5e dan mendukung kecepatan 2 multi gigabit.

Kabel LAN STP

STP merupakan kabel pasangan berpilin yang mempuyai pelindung dari logam. Pelindung ini berfungsi melindungi kabel STP dari interferensi elektromagnetik luar. Jenis kabel ini juga banyak digunakan untuk membangun sebuah jaringan berbasis LAN (Local Arena Network).

Seperti halnya kabel UTP, kabel STP merupakan kabel pasangan berpilin, hanya saja kabel STP memiliki pelindung yang membuatnya berbeda dengan UTP. Fungsi lilitan pelindung pada kabel STP memiliki fungsi sebagai eliminasi terhadap induksi dan kebocoran.

Berbeda dengan kabel UTP yang khusus untuk kabel jaringan indoor, kabel STP adalah kabel jaringan digunakan untuk diluar ruangan (outdoor). Karena pada bagian tengah kabel STP terdapa serat kawat yang memiliki fungsi sebagai pelindung kabel supaya tidak mudah putus.

Kabel Coaxial

Kabel coaxial memiliki dua buah penghantar konduktor berupa kabel solid yang terbuat dari tembaga sebagai intinya dan dilapisi oleh sekat isolator lalu dililit kembali dengan penghantar yang berupa kabel serabut yang terbuat dari tembaga dan juga alumunium yang berfungsi sebagai penghantar bagian luar.

Kabel Coaxial terbungkus dengan isolator elastis yang terbuat dari bahan plastik tahan air yang biasa digunakan pada antena televisi, pemancar radio atau jaringan LAN.

Kabel Coaxial dipakai pada Ethernet 10Base2 dan 10Base5 beberapa tahun yang lalu. 10Base5 mengacu pada thicknet sedangkan 10Base2 mengacu pada thinnet karena 10Base5 menggunakan kabel coaxial yang lebih tebal.

Jaringan LAN yang menggunakan kabel coaxial hanya mampu memberikan kecepatan maksimum 10MBps sehingga kabel ini sekarang sudah tidak digunakan atau sudah tidak populer diguanakan dalam jaringan LAN.

Kabel Fiber Optik

Fiber optik merupakan jenis kabel jaringan yang memiliki teknologi terbaru, jenis kabel ini memiliki kecepatan yang lebih baik dibanding kabel jaringan sebelumnya.

Biasanya kabel ini banyak digunakan pada penyedia layanan internet (ISP) untuk terhubung ke backbone NAP. Meskipun memiliki kecepatan yang sangat tinggi, namun kabel ini jarang digunakan untuk jaringan LAN, karena harganya cukup mahal dan instalasinya yang susah.

Adapun berbedaan mendasar antaara kabel Fiber Optik dengan kabel jaringan lainnya yakni :

  • Transmisi data yang sangat jauh dan lebih cepat.
  • Cenderung memiliki harga yang mahal.
  • Lebih aman dan tidak terganggu adanya interferensi elektromagnetik.
  • Mampu menunjang kecepatan hingga 10GBps.

Selain itu kabel fiber optik juga terdiri dari dua jenis yakni :

  • Multimode, adalah jenis kabel fiber optik yang memiliki ukuran diamter yang lebih luas, dan
  • Singlemode, adalah jenis kabel fiber optik yang memiliki diameter sangat kecil.

Baca juga jenis kabel fiber optik ya gais..

Setelah mengetahui beberapa jenis kabel LAN yang telah disebutkan diatas, sekarang kita akan praktek bagaimana cara membuat kabel LAN jenis Straight.

Cara Membuat Kabel LAN (Straight)

Cara Membuat Kabel LAN Menggunakan Kabel UTP

Sebelum membuat kabel LAN jenis straight, pastikan beberapa alat dibawah ini sudah sobat siapkan terlebih dahulu :

  1. 2 Buah RJ-45
  2. Kabel UTP (panjang sebutuhnya)
  3. Cutter
  4. Tang Pemtotong
  5. Tang Crimping
  6. LAN Tester

Langkah Pembuatannya :

  • Siapkan kabel UTP, lalu kupas pada bagian kulit terluarnya, kurang lebih 7-10cm.
  • Lalu susun urutan kabelnya seperti gambar dibawah ini, (putih-orange, orange, putih-hijau, biru, putih-biru, hijau, putih-coklat, coklat).
Susunan kabel straight
  • Lalu potong ujung kabel secukupnya menggunakan tang pemotong supaya lebih rapih.
Potong Bagian Ujung
  • Masukkan kabel kedalam RI-45 sesuai urutan warnanya, kabel warna putih-orange dibagian paling kiri. Pastikan kabel UTP mentok masuk ke bagian ujung, supaya saat dikrimping tetap terhubung.
  • Setelah itu crimping menggunakan tang crimping supaya kabel dapat melekat pada RJ-45.
Crimping
  • Selanjutnya ulangi langkah 1 – 5 pada ujung satunya, sehingga menjadi seperti gambar dibawah ini.
Kabel UTP yang sudah jadi
  • Kemudian langkah terakhir adalah melakukan testing menggunakan LAN Tester. Pastikan lampu 1-8 hidup secara bergantian, jika salah satu tidak hidup maka ada yang salah dalam pemasangannya.
Tes kabel LAN

Selamat mencoba ya sobt, semoga berhasil.

Akhir Kata

Nah itulan jenis kabel LAN, karakteristik, fungsi, komponen, jenis dan macam-macamnya, lengkap dengan cara membuatnya. Semoga bermanfaat ya sobt, terima kasih.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like