budidaya jahe merah

Cara Budidaya Jahe Merah Dengan Mudah

Budidaya Jahe Merah – Jahe merah merupakan tumbuhan yang memiliki banyak sekali manfaat dan juga khasiat. Jahe merah juga merupakan salah satu tanaman rempah-rempah.

Selain itu jahe merah juga dipercayai bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan dan juga dapat meredakan berbagai jenis penyakit. Beberapa penyakit yang dapat di sembuhkan dengan perantara jahe merah ialah:

  • Demam ringan
  • Flue
  • Batuk

Selain bisa digunakan untuk membantu menyembuhkan 3 penyakit ringan tersebut, tumbuhan jahe juga dapat digunakan untuk menjaga kondisi jantung agar tetap sehat dan stabil dan dapat dipakai untuk menurunkan berat badan.

Sejak dari dulu tanaman jahe ini sudah banyak dipercayai sebagai salah satu jenis tumbuhan yang kehadirannya membawa banyak sekali manfaat. Sama hal nya seperti dirumah saya, tanaman jahe ini sangat bermanfaat sekali. Ibu saya juga suka menanam tanaman jahe ini di depan rumah di pekarangan sawah.

Peminat jahe merah hingga kini semakin terus bertambah dipasaran, bahkan cenderung menjadi trending, seiring dengan sadarnya masyarakat terhadap jenis tumbuhan herbal yang kaya akan manfaatnya ini.

Selain dimanfaatkan sebagai obat-obatan, Jahe juga banyak di manfaatkan sebagai campuran untuk minuman hangat, yang dapat menghangatkan badan.

Cara Menanam atau Budidaya Jahe Merah

cara menanam jahe merah
bukuharian-roziromeo.blogspot.com

Nah bagi kamu yang ingin mencoba membudidayakan tumbuhan jahe merah yang kaya dengan manfaat ini, bisa dengan membudidayakannya, walau hanya dalam skala kecil.

Berikut ini adalah beberapa cara dalam menanam atau membudidayakan tumbuhan jahe merah:

Siapkan Lahan atau Pot Untuk menanam

menanam jahe merah di pot
youtube.com

Langkah pertama jika ingin membudidayakan tanaman jahe adalah dengan menyiapkan lahan atau tempat untuk menanam jahe.

Untuk menanam jahe, lahan atau wadah yang digunakan harus memiliki tanah yang suburd dan gembur. Maka dari itu kamu perlu melakukan sebuah pengolahan lahan.

Nah berikut ini adalah langkah langkah yang harus kamu lakukan dalam menyiapkan lahan atau wadah untuk melakukan budidaya tanaman jahe:

  • Siapkan lahan gembur, jika menggunakan lahan tanam yang lebar bisa dengan mencangkulnya terlebih dahulu.
  • Kemudian buatlah sebuah bedengan dengan ukuran sekitar 1 meter dan panjang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Buatlah tinggi bedengan dengan tinggi sekitar 25 hingga 30 cm.
  • Dan buatlah jarak antara setiap bedengan jahe dengan jarak 50cm.
  • Kemudian taburi bedengan tersebut dengan pupuk organik dengan dosis 10kg untuk bedengan yang memiliki luas 10 meter.
  • Kemudian buatlah lubang tanaman dengan jarak sekitar 25×25 cm.
  • Dengan kedalaman lubang tanaman sedalam 25cm.
  • Kemudian langkah selanjutnya adalah memasukkan pupuk kandang kedalam lubang tanaman dengan takaran sekitar 500 gram.

Memilih Benih Jahe Untuk Ditanam

benih jahe yang bagus
beritajowo.com

Setelah selesai menyiapkan lahan untuk budidaya tanaman jahe, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menyiapkan benih tanaman jahe.

Benih yang akan ditanam dalam budidaya tanaman jahe ini harus berupa rumpang benih jahe merah. Untuk mendapatkan benih jahe kamu dapat membeli di toko atau di pasar tradisional atau membeli ditetangga kamu kalau ada sih.

Dalam memilih benih jahe yang bagus dan berkualitas, kamu harus memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Pilihlah rimpang jahe yang memiliki ukuran yang besar, segar dengan kadar air yang banyak.
  • RImpang memiliki kondisi yang sehat agar saat melakukan penanaman lebih besar prosentase keberhasilannya
  • Pilihlah rimpang yang memiliki warna merah dan cerah yang menyala
  • Kemudian letakkanlah rimpang tersebut disebuah tempat yang sejuk
  • Siramlah rimpang tersebut dengan air secukupnya, dan biarkanlah rimpang tersebut hingga mengeluarkan tunas
  • Rutinlah dalam menyiram rimpang saat sebelum ditanam, jika nanti terdapat rimpang yang membusuk, maka kamu perlu memisahkannya dari yang masih baik dan segar
  • Penanaman dilakukan apabila sudah tumbuh tunas

Melakukan Penanaman Jahe Merah

cara menanam jahe merah di lahan
youtube.com

Setiap lahan telah disiapkan dan bibit jahe sudah disiapkan juga, maka langkah selanjutnya yang harus dikerjakan adala melakukan penanaman terhadap lahan yang telah disiapkan sebelumnya.

Dalam melakukan penanaman bibit jahe, usahakan untuk menanamnya ketika musim penghujan telah usai atau sudah berganti pada musim kemarau. Karena jika menanam pada saat musim hujan tiba dikhawatirkan akan menyebabkan bibit jahe menjadi busuk dan menghalangi proses pertumbuhan.

Untuk melakukan penanaman bibit jahe, lakukanlah seperti langkah berikut ini:

Menanam Jahe Merah di Lahan Luas Atau Pot

  • Masukkanlah rimpang jahe pada setiap lubang tanam yang sudah disiapkan sebelumnya
  • Tutup lubang yang telah dimasukkan jahe dengan rata.
  • Kemudian siram dengan air pada bibit secukupnya.
  • Amati dan tunggu hingga satu mingguan, apabila tunas tidak tumbuh2 maka cek kembali bibitnya, karena bisa jadi bibit jahenya membusuk dan perlu untuk diganti.
  • Lakukan penyulaman pada tanaman yang tidak tumbuh seragam agar semua tanaman bisa tumbuh bersama.
  • Lakukanlah perawatan pada tanaman secara rutin agar tanaman bisa tumbuh dengan baik dan menjadi subur sehinggga hasil panen bisa menjadi lebih baik dan melimpah.

Melakukan Perawatan dan Juga Pemeliharaan pada Bibit Jahe Merah

Seperti yang saya sebutkan diatas tadi, melakukan perawatan dan pemeiliharan pada bibit ataupun pada tumbuhan jahe merah yang sudah besar perlu dilakukan secara rutin. Berikut ini adalah beberapa cara dan tahapan yang dilakukan untuk melakukan pemeliharaan dan perawatan terhadap tanaman jahe merah.

Melakukan Penyiraman

menyiram tanaman
tips-agromania.blogspot.com

Perawatan yang pertama dalam budidaya jahe merah ialah melakukan penyiraman yang dikerjakan rutin tiap harinya, pada saat awal pertama kali menanam.

Dengan catatan kamu melakukan penanaman pada saat musim kemarau atau musim kering. Ada baiknya untuk melakukan penanaman pada akhir musim penghujan, sehingga kamu nggak perlu repot-repot dalam melakukan penyiraman secara rutin dan berkala.

Maka dari itu kamu bisa menentukan dan memperikarakan sendiri seberapa seringkah kamu harus melakukan penyiraman terhadap jahe merah tersebut, tentunya meyesuaikan kondisi alam, apakah sedang musim hujan atau musim kemarau.

Jika pada kondisi tanaman atau lahan tanam tersebut dianggap terlalu kering maka siramlah sesuai kebutuhannya, jangan terlalu banyak jangan pula terlalu sedikit. Agar tumbuhan jahe merah tersebut dapat tumbuh dengan baik dan subur.

Jika sedang musim kemarau, maka lakukanlah proses penyiraman minimal 3 hingga 4 hari sekali.

Selain menyiram tanaman untuk menyuburkannya, dengan rutin menyiram tanaman tersebut kita juga akan diuntungkan dengan lebih mudahnya dalam melakkan panen, karena kondisi tanah yang lebih mudah digali saat akan melakukan pengambilan umbi jahe.

Melakukan Pemupukan

memupuk tanaman
pupukorganik.co

Proses pemupukan ini biasanya dikerjakan pada awal-awal masa tanam, dalam hal ini usahakanlah untuk menggunakan jenis pupuk kandang atau pupuk organik lainnya.

Kenapa harus menggunakan pupuk organik?

Disarankan untuk menggunakan pupuk organik saat melakukan budidaya jahe merah adalah dikarenakan sebenarnya tanpa dipupuk pun tumbuhan jahe merah ini sudah bisa tumbuh dengan baik.

Namun dalam hal lain kita perlu menambahkan pupuk organik, dengan tujuan agar umbi yang dihasilkannya nanti bisa tumbuh dan berkembang baik dengan kualitas jahe yang bagus. Biasanya proses pemupukan ini dapat dilakukan sebanyak 3 kali sampai panen tiba, itu adalah bilangan minimalnya, boleh melakukan pemupukan lebih dari 3 kali.

Penyiangan Pada Tumbuhan

penyiangan tumbuhan jahe
grosirbibittanaman.co.id

Proses penyiangan ini biasanya dilakukan setiap 3 minggu sekali, penyiangan dilakukan dengan cara yaitu melakukan pembersihan pada gulma dan rerumputan yang tumbuh pada sekitar tanaman jahe merah tersebut.

Mengapa perlu melakukan penyiangan?

Jika kamu nggak melakukan proses ini ditakutkan proses pertumbuhan akan terganggu dan terhalangi oleh tumbuhan lainnya yang ada di daerah bedengan atau tanaman jahe tersebut, dan hal tersebut juga dapat mengundang berbagai ancaman jenis penyakit yang bisa sewaktu-waktu menyerang tanaman jahe merah tersebut.

Maka dari itu lakukanlah proses ini dengan rutin agar tumbuhan jahe terhindar dari serangan penyakit. Hal ini juga berfungsi untuk membantu proses penyerapan unsur hara pada tanaman yang diberikan melalui proses pemupukan.

Memanen Jahe Merah

panen jahe merah
evrinasp.com

Nah proses ini merupakan proses yang paling ditungu-tunggu setelah sekian lama melakukan perawatan pada tumbuhan jahe, mulai dari menanam, merawat, memupuk dan tibalah pada waktu memanen jahe merahnya.

 barang siapa menanam maka dia akan memanen

Tentunya apa yang kita panen sesuai dengan usaha yang kita lakukan sebelumnya, apabila kita melakukan penanaman hingga perawatan tanaman jahe merah dengan baik, maka hasil yang kita panen pun InsyaaAllah akan baik pula.

Namun apabila dalam proses penanaman dan perawatannya kita malas, ya itu salah sendiri hehe.

Pada umumnya jahe merah mulai bisa dipanen saat berumur 4 bulanan. Untuk memanennya bisa dilakukan dengan mencabut batangnya beserta umbinya.

Hal yang perlu diperhatikan juga adalah, setelah selesai memanen tumbuhan jahe merah, kamu perlu mensortirnya atau memisahkan ubi jahe yang berkualitas dengan ubi jahe yang memiliki kualitas rendah. Agar jahe yang nantinya akan kamu jual memiliki nilai ekonomis dan lebih banyak disukai oleh para calon pembeli.

Penutupan

Nah itulah tips dalam melakukan budidaya jahe merah yang sangat sederhana sekali, semoga bisa bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung ke blog saya.

Apabila kamu punya tips dan trik yang lebih baik dalam melakukan budidaya jahe merah, bisa sharing dan berbagi ya, agar artikel ini bisa lebih bermanfaat dan dapat membantu banyak orang.

Terima Kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *